Showing posts with label bila's activity. Show all posts
Showing posts with label bila's activity. Show all posts

22.4.11

My Sweet Brownies and Bule

Created by Sabila Adinta Bidari at 12:42 PM 0 comments
           Hai teman-teman. Aku mau cerita sedikit tentang binatang peliharaanku, eh, binatang peliharaan adikku sih sebenernya. Tapi akhirnya jadi binatang peliharaan keluargaku. Hehehehe.
            Nah, sekarang aku mau cerita tentang chicken-ku. Percaya gak aku pelihara ayam? Hehehehe...
            Ceritanya, eemm, kapan yaa? Kira-kira satu bulan yang lalu, Adikku yang bersekolah di SDN Jatiasih 3 Bekasi membeli seekor anak ayam. Kalian tahu kan, kalau di SD Negeri itu jajanannya gimana? Biasanya jajanannya heboooooooooh banget kayak dipasar malem.
Aku aja kalau nganterin Adikku ke sekolahnya sama Mamaku, pasti cekikikkan sendiri liat abang-abang yang jualan. Mulai dari makanan ringan, makanan berat, es teh 500 perak-an, sampai-sampai ada yang jualan sendal, mainan, baju 10.000an, bahkan makhluk hidup. Makhluk hidup yang biasanya dijual itu ada burung, jangkrik, keong diwarna-warnai, juga ayam yang diwarna-warnai. (weleh weleh!)
            “Ma, Mamaa..” teriak Fasya adikku, seperti kebiasaanya setiap hari ketika turun dari mobil jemputannya, Om Ari, ia langsung berlari sambil berteriak, tetapi hari ini terlihat lebih heboh dari biasanya.
            “Mama mana kak?” tanya adikku kepadaku yang sedang memakai sepatu.
            “Dikamar.” Jawabku singkat.
            “Ada apa sih berisik banget?” jawab Mamaku dari dalam kamar.
            “Lihat Ma, apa yang aku bawa!” kata Fasya sambil menunjukkan kantung kertas yang dibawanya.
            “Apa itu? Hah, kamu beli ayam dek?” tanya Mama terheran-heran.
            “Iya Ma, ayamnya masih bayi. Lucu kan Ma?” kemudian ia mengeluarkan anak ayam itu dari kantung kertasnya. Ayam itu hanya bisa pasrah ketika Fasya meremasnya dengan gaya gemas, karena ia hendak mengeluarkannya dari kantung kertas.
            “Wah-wah, bulunya berwarna pink. Lucu juga ya dek?” kata Mama. Rupanya Mama mulai tertarik dengan baby chicken yang dibeli Fasya. Aku tersenyum-senyum melihatnya sambil berfikir untuk memberinya nama, supaya ayam berbulu pink itu diberi nama saja dengan nama Pingping.
            “Dek, namanya Pingping saja. Karena ayam itu kalau sudah diberi nama, ketika dipanggil dia akan tahu dengan dirinya.” Usulku.
            “Iya-iya, Si Pingping ya Kak.” Kata Fasya tanda setuju.
            “Ma, aku berangkat sekolah dulu ya Ma.” Pamitku sambil tak sengaja mengelus bulu si Pingping.
            Si Pingping jadi bulan-bulanan Fasya untuk diajak bermain, dikejar, dan diuber-uber kesana kemari. Supaya tidak lari terlampau jauh, oleh Mama diberi tali pada kakinya (Kayak layang-layang aja dikasih tali) aneh ya? Ayam kok diiket, yang ada juga anjing yang diiket. Hahahahaha....
            Tetapi 2 hari kemudian, si Pingping tampak mulai lemas. Seharian ia tidak bermain dan berlarian diteras rumah lagi. Entah kenapa ketika diberi makan, makanan kesukaannya, dia juga mulai menggeleng. Dan ketika juga diberi minum. Pingping hanya bisa berbaring dilantai, dan terlihat begitu lemas. Sampai-sampai kakinya tidak bisa lagi tegak berdiri, Oh my god! Sakit apa ya?
Mama jadi bingung (sebenernya sih yang bikin Mama lebih bingung karena Fasya ikut-ikutan lemes. Nangis terus termehek-mehek) Sampai akhirnya ia kelihatan kejang-kejang. Fasya hanya bisa menatap sedih dengan tangisnya yang mulai memecah. Ia menyaksikan si Pingping merenggang nyawa.
            Memang waktu itu, Mama pernah berpesan bahwa ayam yang masih bayi seperti itu tidak bisa bertahan lama hidup. Karena, ia masih harus dipeluk dan dilindungi oleh induknya terutama bila malam hari. Mama terus menghibur Fasya yang tidak berhenti dengan tangisnya itu sambil mengajak untuk mengubur si Pingping dilapangan dekat rumah.
Wah pokoknya, dramatis banget kayak disinetron-sinetron. Tapi itulah yang namanya rasa sayang. Ternyata bukan cuma Fasya yang sedih, tetapi Mama juga ikutan loh, ikutan kepikiran dengan nasib Pingping. Benar ya ternyata teman-teman, bahwa setiap makhluk yang hidup pasti akan merasakan mati.
            Beberapa hari setelah Pingping mati, Fasya membeli lagi bayi ayam yang lain. Kali ini bulunya berwarna cokelat. Aku jadi ingat kue brownies yang lembut... empuk... dan enak itu. 
            “Ma, ayamku gak boleh diikat lagi ya ma.” Kata Fasya sambil menunjukkan tali bekas pengikat Pingping kemarin. (wah, rupanya tali itu masih disimpannya sebagai bukti cintanya kepada Pingping. Hahaha, dasar anak kecil! >.< )
            “Iya, coba kita biarkan dilepas. Mungkin saja kali ini dia bisa sehat dan hidup sampai besar. Kamu mau kan mengurusnya?” kata Mama.
            “Yo’i, aku mau kasih nama dia Brownies, artinya si Brown yang manis.” Oops, dasar Fasya centil. Ada-ada saja.... Masa ayam kok manis, kalau udah dikecapin itu dia, baru namanya si Brownies. Bener gak? Heheheheheheeeeeeee. Gak tau kenapa, tiba-tiba saja aku jadi ingat, masakkan kesukaanku ayam kecap yang manis. Emmmm, pasti lezat.
Jadilah Brownies menjadi anggota keluargaku sekarang. Setiap malam ia ditaruh dikardus bekas mie instan dan diletakkan digudang. Kalau sudah tidur, Brownies diberi selimut oleh Fasya. Dia ga mau Brownies mati lagi seperti Pingping kemarin.
Siang harinya..
“Ma, itu ayam siapa diteras dekat bunga-bunga!?” teriak Fasya. Teriakkan itu membangkitkan keheranan Mama yang sedang asyik menonton infotaiment di televisi.
“Brownies keluar ya?” sahut Mama.
“Bukan ma, warnanya kuning bule.”
“Loh??! Anak ayam siapa ya? Terpisah dari rombongannya kali ya?” kata Mama sambil keluar pagar rumah untuk mencari dimana rombongan ayam teman-temannya. Tetapi ternyata, tidak ada apa-apa.
“Gak ada temen-temennya dek, anak ayam siapa ya?” Kata Mama. Kemudian Fasya dan Mama mendekati anak ayam itu yang terlihat sudah basah kuyup sambil terus menciat-ciat mencari induknya. (Mungkin dia minta tolong karena kedinginan ya?) Lalu, Mama mengambil anak ayam itu dan memasukkannya didalam kardus bersama Brownies sambil terus bertanya-tanya didalam hati, anak ayam siapa ya?
Sampai esok harinya, ayam itu tidak juga seorang pun yang mencarinya. Mama menyimpulkan bahwa anak ayam itu tersesat dan harus kita tolong. Kalau aku sih, berfikirnya jangan-jangan.......jangan-jangan... anak ayam ini jelmaan si Pingping yang mati beberapa hari yang lalu. Wow, serem ah. Tapi apa iya ya? Kalau sudah mati bisa bangun lagi? Ah dasar bodoh, sambil aku memukul kepalaku sendiri. (“eh... kalau mikir yang waras dong!” kata otakku gak bisa diajak kompromi. Masa iya ada jelmaan dari makhluk yang sudah mati? Enggak kali ya! Hahahaha)
Tapi bingung bin aneh aja. Ini ayam berbulu bule datang dari mana ya? Karena kalau anak ayam biasanya, kata Mama selalu bersama rombongannya dengan brother and sisternya. Apalagi kalau masih bayi seperti ini. Tapi udah deh, repot mikirnya. Mungkin ini rezeki yang datang dari mana aja. Betul ga? Yang penting sekarang bayi ayam itu sudah dirawat dan ditolong oleh Mama dan Fasya, menjadi saudara angkatnya si Brownies.
Beberapa minggu sudah... Brownies dan Bule (Oh iya, ayam itu diberi nama Bule, karena bulunya yang kekuningan dan cantik seperti bule) mereka tumbuh besar berdua dan masih tetap didalam kardus yang dulu. Mereka tumbuh sehat dan menjadi ayam yang sudah cukup besar dengan pertumbuhan bulu yang setiap harinya diamati dari bulu bayi, hingga bulu dewasa. Percaya gak? Brownies dan Bule menjadi teman setia Fasya setiap hari. Sepulang sekolah, terutama setelah bangun tidur Fasya tidak lupa menanyakan ayam kesayangannya kepada Mama disamping boneka teddy kesayangannya itu. (tau gak? Boneka teddy itu adalah boneka beruang berwarna pink dengan baju model warepark yang sudah lusuh.... menurutku sih gak bagus.. tetapi itulah teman setia Fasya kalau tidur. Untungnya Brownies dan Bule ga dijadikan teman tidur juga. Kalau iya???! Alamak!!!! >,< )


Eh temen-temen, mau lihat gak foto Bule dan Brownies kalau lagi main petak umpet diteras rumahku bersama Fasya? Nih dia!

Herannya Brownies dan Bule terbiasa main diteras rumah saja. Dia gak berani main jauh-jauh walaupun pintu pagar terbuka. Lucu ya? Dasar ayam rumahan. Apa gak bosen ya??
Aku sering geleng-geleng kepala sendiri melihat ayam kesayangan adikku ini. Ternyata persahabatan hewan dan manusia itu benar-benar bisa terjalin loooh, asalkan kita benar-benar ikhlas dan sayang dengan makhluk Tuhan itu. Benar kata Mama, ternyata Allah menciptakan manusia menjadi makhluknya yang paling sempurna, tidak ada satu makhluk pun yang setara dengan kita. Tetapi dengan sifat kasih sayang yang kita punya, kita bisa loh mencintai makhluk lain ciptaan Allah juga.
Hari ini aku bisa berfikir lebih dari kemarin dan bersyukur karena aku gak sama dengan ayam. (siapa yang mau disamain? o.O) Maksudku, aku kan manusia, jadi harus lebih pintar, lebih rajin, lebih...lebih..lebih..lebih..lebih.. lebih.. dan lebih! (loh kok perbandingannya sama ayam sih?-_-) tapi tiba-tiba aku kaget dari lamunanku, ternyata daritadi aku cuma duduk diteras ini dan ngeliatin si Brownies dan Bule makan, padahal hari sudah siang. Wah!! Hampir jam 10 siang! Aku kan harus berangkat sekolah! Mana belum makan, belum mandi pula! (aib >.< ) Aku harus cepat-cepat mandi nih, biar gak sama kayak ayam! Abis kata Mama, kalau aku bangun siang........mandi siang........ pasti langsung dibilangin “Kamu sama aja dengan Brownies dan Bule”. Wow, Mama tega, padahal aku kan bukan ayam. Hufftttt.
Sambil berjalan menuju ke kamar mandi, aku tiba-tiba jadi inget sama sayur ayam kecap kesukaanku. Hemmmmmmmmmm... enak juga ya kayaknya, kalau Brownies dan Bule dikecapin.... JANGAAAAAAAAAAANNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNN! AYAMKU! AYAMKU! Pasti Fasya bakalan teriak kayak gitu sambil nangis deh. Hihihihihi ^.^v
Sekian dulu yaaa cerita tentang ayam kecapku, si Brownies dan Bule.

28.1.11

!!!

Created by Sabila Adinta Bidari at 9:50 PM 2 comments
OMEGLE.COM

tau kan Omegle itu apa? hm.. dari dulu sebenernya udah sering denger sih soal "Omegle". dan setau aku itu, Omegle itu semacam chat, bisa pake webcam, dan bisa pake text aja tanpa webcam. yah ibaratnya Skype lah. tapi kan kalo skype ada contactnya, kalo Omegle ini kita di suruh ngobrol sama STRANGE People, alias orang asing yang belom kita kenal! dan caranya kita dipertemukan oleh orang asing itu yah, seterah si mesin omegle-nya ini, jadi kita itu di acak lah.

udah sering banget denger yang namanya Omegle ini, tapi aku ga pernah nyoba. sampe suatu hari, alias baru beberapa hari yang lalu, temenku, Karosha tibatiba manggil aku untuk datang ke mejanya saat disekolah. aku menghampirinya dan bertanya kenapa.

Ia tibatiba saja menunjukkan Handphonenya dan handphone temanku yang lain, Zikra. ia menunjukkan foto dari masing masing Handphone tersebut. dan lalu ia bertanya sesuatu padaku.

"Gantengan yang mana bil?" mendengar pertanyaannya, aku langsung mengamati kedua foto cowok keren di Handphone itu.
"hua, tau deh. gabisa bedain." jawabku.
"iih gantengan yang pake baju merah ini kann??" sambung Zikra.
"enggak, yang baju biru." kata Karosha. aku hanya terdiam melihat mereka berdua berdebat. tibatiba Karosha mengalihkan pembicaraan ke hal yang lain.
"eh Sab, masa ya, kita main Omegle banyak banget tau cowok yang nunjukkin -----nya" kata Karosha (tanpa sensor-_-).
"hah?" responku sambil megingat-ingat.. oh ya, Omegle itu yang chattingan sama orang asing bisa pake webcam. "Oalah, parah abis." lanjutku.
"aah kitamah udah biasa lagi, ya kan Mon? Zik?" kata Karosha lagi sambil menyaut Monica dan Zikra.
"iya sab, sering banget tau ada cowok yang nunjukkin itunya." kata Monica.
"iya, makanya sab kamu ikut dong Omegle-an dirumahnya Adzkia bareng kita-kita." kata Zikra mengajakku.
"eh?" jawabku. "eh, oh haha iyadah Insya Allah ya." jawabku agak sedikit jijik, dan langsung berlalu ke bangku-ku kembali.

Malam harinya, aku Online. Biasanya aku cuma twitteran, dan paling buka Blog-ku ini atau buka Facebook dan yang lainnya. tapi sekarang ada yang mengganggu fikiranku. haha mungkin ini setan kali ya yang ganggu?-,- aku jadi inget sama OMEGLE yang Karosha bilang tadi siang disekolah. dengan bodohnya aku mengetikkan http://www.omegle.com di address bar, dan lalu mengclick ENTER.

ZIUUT otomatis aja aku udah masuk di Omegle.com. dan disitu ada pilihan, "Chat" or "video". aku mengclick Video dan lalu mengizinkan webcam-ku menyala. aku bisa melihat diriku sekarang di layar LCD laptop acer-ku sebelah pojok kanan atas. dan dipojok kanan bawah tampak wajah si stranger.

ORANG PERTAMA yang aku temuin ini Alhamdulillah cewek! \m/ dan inila percakapan singkat kami.

Me: "Hi!"
Stranger: "Hi. asl?"
Me: "pardon?"
Stranger: "I mean Age, Sex, Location."
Me: "oh, 12 female Indonesia.
Stranger: "Oh" *disconnect.
JANGAN HIRAUKAN WAJAHKU YAAAK-_-v

SHOCK ngeliat perlakuan si stranger, aku klick "start new conversation" orang kedua yang aku temuin ini cowok, berikut percakapan kami (yang sempat aku print screen.)

Awalnya dia bilang;

Stranger: "Hi."
Me: "Hi."
Stranger: "nice girl."
Me: "thanks. you too, nice."

dan lanjutannya adalah foto yang diatas. sayang banget aku ga minta account facebook atau twitternya (karna lupa minta._.)

selanjutnya, setelah kita selesai ngobrol-ngobrol, aku click kembali "start a new conversation" dan ternyata aku menemui seorang perempuan cantik.

Stranger: "Hi"
Me: "Hi"
Stranger: "asl?"
Me: "12 female Indonesia."
Stranger: "16 female Italy. nice to meet you."
Me: "nice to meet you too^^"
Stranger: "are you horny?"
Me: "no, I'm not."
Stranger: "hmm.. you're still 12."
Me: "yeah."
Stranger: "Do you want to see my bo---?"
Me: "hah? no thanks."
Stranger: *show her bo--- tanpa aku minta-_-*
Me: *ngeliatnya jijik sambil nutup mata*
Stranger: "show yours."
Me: "your bo--- is nice." *disconnect*-_-

ENEG ngeliat kelakuan si cewek gila barusan.. langsung males main lagi. akhirnya tapi aku tetep aja nge click 'start new conversation'-_- kali ini aku gak bisa ngeliat wajah si stranger. karna pada layar yang seharusnya ada wajah si stranger itu, justru hanya gelap. tidak terlihat apapun. tapi ada yang aneh. sesuatu yang menghalangi webcam si stranger ini agak bergerak. dan tibatiba.. JENGJENG........ hoek, jadi inget kata Karosha. bener ternyata, emang banyak.. banyak yang begitu-_- akhirnya langsung aku disconnect dan aku shock main omegle yang membawa bencana buatku itu.

akhirnya setelah kejadian itu, aku jarangggggggg banget yang namanya main omegle. paling kalo main juga,, cuma lewat chat, gapake video. dan yah, jangan nyobanyoba main ini ya-_- gak baik, ternyata.

THE END~

26.11.10

Piano ♡

Created by Sabila Adinta Bidari at 4:04 PM 0 comments
haai! aku sekarang mau cerita tentang hobby aku, yaitu main Piano!
yuk kita mulai ceritanya

-


jadi, pada awalnya tuh aku bisa main alat musik yang namanya P-I-A-N-O itu pas aku kelas 3 SD. waktu itu, aku tuh lagi nge fanssssssssssssssssss banget sama film cartoon yang judulnya Jeanie With The Light Brown Hair, yang waktu itu disiarin di channel Space Toon. jadi film itu tuh bercerita tentang american composer music yang terkenal banget pas abad ke 19. Namanya itu Stephen Collin Foster (1826-1864). dia itu tuh yah, composer lagu yang slow-slow gitu deh ><


nah ceritanya tuh, waktu itu aku lagi kerumah Bude ku (kakaknya papaku) yang biasanya aku panggil Ibu, di Bukit Duri didaerah Jakarta Selatan. nah, rumah dia itu gedeeee banget :o tapi gak tingkat 2. waktu aku dan adekku lagi main disana, kita tuh ke gudang dirumahnya yang terletak dilantai 2. waktu aku, Fasya, Anindya (adekku), dan Reyhan (sepupuku, anaknya Ibu) naik ke gudang, ada keyboard kecil gitu, (bohongan) yang udah rusak. terus, adekku, Fasya ngeliat keyboard itu. dan begitu turun dari gudang, Fasya langsung ngerengek ke papaku begini; "Papaaaaaaaaaaaaa aku mau beli Pianooo!!" dia mungkin taunya, sesuatu yang mirip keyboard ato pianika itu namanya Piano -_- makanya dia blilang begitu ke papaku.


waktu sekitar bulan Mei tahun 2007, aku mau ulang tahun yang ke 9 tahun (re: 22 mei 1998) dan adekku, mau ulang tahun yang ke 4 (re: 18 mei 2003). dan tibatiba tuh, papa-ku pulang kerja tuh sekitar jam 5 an :o naik mobil seperti biasanya, dia tuh kayak bawa tas yang panjang dan cukup lebar. aku kan gak tau itu apaan, terus pas papa udah masuk rumah, dia langsung buka tas itu. ternyata, isinya apaan? KEYBOARD :) huaa aku langsung jingkrak jingkrak kesenengan. waktu itu, itu adalah keyboard pertamaku, yang mereknya Yamaha, PSR-175. beginilah fotonya;


maaf ini aku ambil dari google, karna aku ga punya fotonya^^
terus seperti biasa, anakanak kalo norak tau kan?-_- yaah aku otak atik keyboard itu. sampe akhirnya, ternyata di keyboard itutuh ada beberapa lagunya Stephen Foster :D dan langsung aja, aku autodidact sendiri... hebat deh hasilnya :D aku bisa loh right hand, plus chord (left hand)nya ;)) suatu mukjizat. aaaaa thanks God \(´ ε `)/


terus slanjutnya aku tetep autodidact sampe kelas 5. dan waktu kelas 5, aku envy banget karna sahabat aku, Atina, les piano. dia itu punya piano listrik dirumahnya, dan papanya juga jago banget main piano :o sampe akhirnya aku ngerengekrengek sama Mamaku, buat bisa les keyboard.


kebelet karna udah ga sabar mo les keyboard, aku nyari informasi seputar guru keyboard ato tempat les musik terdekat dirumah. sampe akhirnya, aku datengin tempat les musik yang namanya "Creative Plus" yang letaknya deket SDI Dar-el sallam di blok V. disitu aku langsung daftar SENDIRIAN, pake duit aku 100ribu. trus langsung les deh pas hari seninnya~


hari pertama, aku pulang sekolah, aku dianter mama ke Creative Plus naik mobil. karna Mama pengen juga dong, survey location-nya. trus yauda aku uda ketemu sama guru pertamaku yang namanya Pak Very. tapi, aku manggilnya Om Very, walo dia sebenernya lebih tua dari Papa-ku sedikit.


langsung aja aku mulai les private-nya. aku kenalin diri aku ke Om Very, dan aku masih disuruh yah, mengetahui letak nada Do dimana aja-__- yaoloh, bete deh. itu sih gampang~ yauda, aku pencet aja yang nadanya Do. terus masih begitubegitu aja, tapi nadanya berbeda. akhirnya karna aku ngerasa ngebuang waktu, (re: lesnya cuma 30 menit-_-) aku langsung ngeles gini "Om Very, aku udah bisa main beberapa lagu, aku udah ngerti Chord, aku udah tau letak tangga nada. jadi, bisa gak langsung mulai ke materinya aja?" wuih, berani banget ya? hehehe :3 terus Om Very kayak takjub gitu, trus dia bilang "wah, yauda kalo gitu kita mulai ke lagunya aja deh. coba, lagu apa aja yang kamu bisa?" terus aku ngangguk dan langsung mainin beberapa lagu yang udah aku bisa mainin, termasuk lagu Piano yaitu Turkish March dan Fur Elise walau baru right hand-nya doang. Om Very kayak kaget gitu, dan akhirnya dia bilang "wah! yauda, kita belajar lagu Turkish March aja!" padahal Turkish March itu lagu buat Piano, bukan buat Keyboard. dan harusnya itu buat anakanak yang levelnya udah tinggi, sedangkan aku baru Fundamental, dan baru hari pertama les ^^ dan diakhir jam pelajaran, Om Very bilang "...baru pertama kali saya ngajarin anak keyboard level Fundamental dihari pertamanya pake lagu Turkish March" hehehehe, gimana gak nge-fly aku? :D


terus pas kenaikan kelas 6, yaah jadi, aku baru 3 bulan les, dan baru naik 1 level ke Primary terpaksa harus berenti. jujur aja, karna keuangan :( kata Mama, karna aku uda kelas 6, aku mesti pentingin bimbel dulu daripada les keyboard. karna aku mau UASBN. akhirnya aku berenti, ninggalin Creative Plus dan ganti buat les mata pelajaran.


dan waktu aku kelas 6 baru ke semester 2, aku ganti Keyboard lagi :D hehehe iyaa, karna udah bosen aja sama Keyboard-ku ini yang cuma 5 oktaf. akhirnya aku ganti jadi Casio WK 1800 yang 6,5 oktaf dan otomatis lebih besar dan lebih lengkap effect-nya. beginilah fotonya;


ini aku ambil lagi dari google, karna ga punya fotonya. hehe ^^
yauda trus selama aku berenti les keyboard, aku tetep autodidact. aku foto coppy semua buku les piano Atina. karna sebenernya aku lebih suka PIANO dibanding KEYBOARD. dan akhirnya, setelah UASBN, aku dapet NEM 26,00 ^^ cukup memuaskan, karna aku bisa masuk ke SMP Negeri 9 Bekasi yang berstatus SSN. salah satu SMPN terbaik di Bekasi, hehehe. dan karna itu, aku dibeliin piano! akhirnyaa, setelah sekian lama aku ngerengek.. dibeliin juga walau sederhana. inilah fotonya;
INILAH PIANO SAYA.. HA HA BAGUSKAN? TAPI BOONG-__- huehehehe Ini sih piano yang ada di salah satu toko musik di PIM (pondok indah mall)

inilah Piano-ku yang sebenarnya, hehehe;

dan inilah salah satu video aku lagi main piano;

Ben-Michael Jackson
Allegro Graziosso
maaf karna ini sebenernya direkam pake camera digital, cuma karna takutnya lama uploadnya, jadinya aku format ke 3gp. jadi jelek deh, dan akhirnya jadi terlihat gelep -_- dan maaf karna adikku berisik banget itu, mereka lagi mainan dokterdokteran dan sekali lagi maaf karna permainan saya jelek -_-v
NB: kalo mau liat beberapa permainanku, bisa liat di video di Facebook-ku, atau di YouTube-ku
thanks before 

~the end~




 

 

✩biℓa's Template by Ipietoon Blogger Template | Theme edited by Sabila Adinta Bidari